GRIYA HERBAL ALAMI

Pusat Herbal Alami Terkenal Terpercaya Asli Profesional sejak 2006

Stroke, Tulang

Luka Diabetes: “Alhamdulillah kaki tidak jadi diamputasi dan mata rabun sudah bisa melihat kembali”

harga agen s lutena murah “Assalamu‘alaikum wr.wb. Perkenalkan nama saya Neni Salamah. Sebelum minum S Lutena saya pernah punya penyakit diabetes. Cerita sedikit ya pengalaman saya?

Setelah saya kena diabet saya di opname sampai sempat mau di potong (diamputasi) kaki saya karena sudah busuk. Tapi saya tidak mau. Saya bilang: “Lebih baik mati di rumah dari pada kaki saya dipotong.”

Saya juga bilang ke suami saya: “Pak tolong ditebus saya (dari rumah sakit), saya mau mati di rumah saja.” Kata suami saya: “Sembuhkan dulu nanti baru kita pulang.”

“Nggak, nggak, saya nggak mau.” Kata saya kepada suami. Soalnya saya dengar tetangga saya sebelah yang lain RT itu (panggilannya) Pak Haji itu sangat kaya raya. Saya bilang pesawat Heli Kopter pun bisa dia beli, tapi nyawanya tidak bisa tertolong.

Kakinya dipotong karena diabet. Tiga hari dipendam kakinya, lalu menyusul kemudian kaki satunya lagi. Nggak lama kemudian orangnya meninggal, akhirnya jasadnya menyusul, dan dibarengin jadinya sama kakinya.

Saya takut dengar itu ya sudah saya minta pulang saja dari rumah sakit. “Pak saya nggak mau, lebih baik saya mati di rumah saja.”

Nah setelah itu saya denger ada S Lutena. Sebelum minum ini saya kena diabet itu sudah lari ke mata (glukoma), sehingga rabun, tidak bisa melihat sama sekali, melihat orang itu kaya kabur. Saya jalannya merambat-rambat.

Setelah saya minum mata saya bisa melihat lagi. Seperti hari ini bisa datang ke Kantor Naturally Plus. Dan saya sudah ikut bergabung di Naturally Plus. Sekarang semuanya saya makan dan tidak ada pantangan apapun. Terima kasih.”

Terapi Penyempitan Pembuluh Darah, Kanker Anus, Kanker Otak & Benjolan di Tulang Belakang: Pengalaman dr. Iwan

harga agen s lutena murah
Pengalaman Dokter Iwan Menangani Pasien Dengan S Lutena:

Acara Natural Info Tim XLER8 System di Kantor Naturally Plus Jakarta hari Selasa 6 Maret 2012 dimeriahkan oleh beberapa testimoni pengunjung (audiens).

Salah satunya testimoni dari seorang dokter yang biasa buka praktek di daerah Pamulang Tangerang. Beliau adalah dr. Iwan. Berikut pengalaman beliau dalam menangani pasien menggunakan produk S Lutena (Super Lutein):

1. Pasien Sakit Jantung (Penyempitan Pembuluh Darah):

Saya punya pasien, seorang jendral bintang 1. Beliau mengalami keluhan penyempitan pembuluh darah. Saya tawarkan untuk konsumsi S Lutena.

Dia tanya, “Pak dokter, apa produk ini bisa untuk penyakit jantung?” Saya jawab: “Bisa pak.”
Saat itu pembuluh darahnya di jantung tinggal kira-kira 17% satunya tinggal 20%.

Dia bilang, “Pak dokter, saya tinggal punya waktu 5 hari lagi. Karena 5 hari lagi saya harus ke Rumah Sakit Harapan Kita. Kalau tetap seperti itu, maka saya harus dibuka. Satunya ada yang buntu blok, jadi bukan dipasang ring, tapi dibuka.

“Pak dokter berani berapa hari?” Tanya pasien itu.

“Tiga hari.” Jawab saya. “Tapi hari pertama ada reaksi obat. Jadi jangan panik, biasanya sakit-sakit, pusing, atau mual-mual.”

Lalu pasien saya beli 1 botol, konsumsi 3×2 kapsul sehari. Hari pertama sakit semua badannya, hari kedua sudah tidak sakit lagi. Hari kelima dia periksa di RS. Harapan Kita. Setelah diperiksa ternyata ada peningkatan. Yang tadinya 17% menjadi 20%, dan yang tadinya 20% juga meningkat.

Di rumah sakit Harapan Kita pasien saya ini berkenalan dengan penderita yang sama. Dia bercerita sekarang kondisinya membaik setelah konsumsi S Lutena. Bahkan hasil pemeriksaan terakhir mengalami peningkatan. Lalu dia tunjukkan botolnya. Akhirnya dia ikut beli juga.

2. Penderita Kanker Anus (Rektum):

Ada sesorang kena kanker anus. Sudah keluar benjolan di anus. Dia duduknya tidak bisa tegak. Hanya bisa miring. Setelah diperiksa MRI ternyata dia menderita kanker rektum, yaitu golongan usus yang dekat anus.

Dia hampir dikemoterapi. Totalnya 4 paket. Satu paket biayanya Rp. 20 juta. Jadi totalnya Rp. 80 juta. Lalu tanya ke saya, “Pak dokter, produk ini (S Lutena) bisa nggak mengobati sakit saya. Saya bilang bisa. Lalu minum dengan dosis 3×3.

Hari ketiga sakitnya hilang. Padahal biasanya sehari minum ponstan 3×2. Tetapi itu tidak menyelesaikan masalah. Dia sudah 3 bulan non aktif dari kantornya.

Sekarang dia sudah konsumsi botol ketiga, dan keterangannya: “Pak Dokter, benjolannya sudah masuk”. Saya bilang, “itu bukan masuk, tetapi mengecil.”

3. Penderita Kanker Otak:

Ada seorang pasien, dia sudah 3 tahun terkapar (terbaring), tidak bisa bergerak kecuali kepala saja. Saya cek, saya lihat hasil scannya, ternyata ada kanker/tumor di otaknya. Lalu saya kasih minum 3×3 kapsul sehari. Apa yang terjadi? Yang tadinya tangan tidak bisa bergerak, sekarang sudah bisa, demikian pula dengan kakinya. Dan yang paling penting adalah kankernya mulai mengecil.

4. Penderita Benjolan di Tulang Belakang:

Suatu hari ada seorang pejabat cari-cari saya. Ternyata anaknya yang seorang dokter perempuan tengah sakit tidak sembuh-sembuh. Sudah dibawa ke rumah sakit Siloam, ternyata tidak ada keluhan. Sampai-sampai dibawa ke dukun. Katanya keluarnya paku. Saya bilang, wah, ini kalau keluarnya becak pun nggak bakal sembuh…..

Setelah saya periksa, ternyata di tulang belakang ada benjolan. Saya bilang, ini bisa pak diobati dengan S Lutena. Lalu konsumsi dengan dosis 3×2. Besoknya saya lewat, ibunya bilang, “Pak dokter, bapak luar biasa. Sekarang anak saya sudah bisa jalan…..”

Griya Herbal Alami Frontier Theme